Aku rindu saat-saat ini. Bau tanah yg tersapu basah. Suara gaduh anak2 berlarian, tertawa bermain bola sambil bermandikan hujan. Melihat wajah2 lugu riang yg menganggap kehadiran hujan sebagai teman. Teringat masa2 dulu saat tawa lepas bermain hujan. Sama, pun menganggap hujan sebagai teman, yg membawakan kebahagiaan. Rasa senang saat percikan anak hujan yg melekati pori2.
Sudah hampir beberapa bulan ini tak lagi ku dengar suara gaduh air yg jatuh ke atap. Seperti lama tak bertemu seseorang. Jadi ingat kata teman atau bisa pula kita sebut sebait do’a seorang teman kemarin malam, “Semoga besok turun hujan, biar menyapu debu yg mengepuli udara.”
Walau sesaat, setidaknya Tuhan menghadirkan senyuman bagi hamba-hambanya yg merindukan hujan dengan berbagai alasan.
Mungkin Anda salah satunya ?




